Gereja Kerasulan Baru
Indonesia
Aku Hendak Bersyukur Kepada Tuhan
nasional — 26 Januari 2010
Bandung/Tangerang. Rasul Edy Isnugroho, pemimpin pusat Gereja Kerasulan Baru Indonesia, mengunjungi anak-anak Allah di sidang jemaat Tangerang 1 pada Minggu, 18 Oktober 2009. Kunjungan ini sangat dinantikan oleh mereka. Hal tersebut terbukti dengan kehadiran jumlah peserta kebaktian yang mencapai 283 jiwa (keadaan 2008: 265 jiwa).
Dalam pelayanannya Rasul didampingi oleh Oudste Distrik Sutrisno (DKI Jabar), Evangelist Distrik Sumarmo (Yogyakarta), Evangelist Distrik Yustinus Tukiman (Kalimantan), Evangelist Distrik Bambang Purwadi (DKI Jakarta), Herder Ignatius Susyanto (DKI Wilayah Timur), Herder Joseph H. Soehardjono (DKI Wilayah Barat) dan Evangelist Anton Sugiri (tuan rumah).
Rasul Edy Isnugroho melaksanakan Kemeteraian Suci di Tangerang
Biasanya bila ada kunjungan Rasul, kebaktian digabung dengan Tangerang 2 dengan menyewa gedung. Namun kali ini kebaktian tetap dilakukan di gereja sesuai jadwal kebaktian yang berlaku: sidang jemaat Tangerang 1 jam 07.00 dan Tangerang 2 jam 10.30.
Rasul mendasari kebaktian dengan nas dari
Mazmur 7:18 Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.
Pada awal khotbahnya Rasul mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak-anak Allah atas kurban syukur yang telah diberikan. Dibanding tahun lalu kali ini mengalami kenaikan, walaupun ia melihat bahwa di sana-sini banyak kesulitan yang harus ditanggung oleh anak-anak Allah.
"Rasa syukur" demikialah Rasul mengatakan "adalah kewaspadaan jiwa terhadap kekuatan-kekuatan yang merusak". Selanjutnya ia memberi contoh bahwa kekuatan yang merusak adalah misalnya ketidakpercayaan. Jika pengandalan goyah, maka akan merusak damai dan sukacita.
Evangelist Distrik Yustinus Tukiman, Evangelist Distrik Sumarmo dan Herder Ignatius Susyanto dipanggil untuk membantu melayani. Dalam pelayanannya Evangelist Distrik Sumarmo mengingat ketika ia pertama kali datang ke sidang jemaat Tangerang pada tahun 1983. Sidang jemaat ini memiliki bangunan yang kecil dan anggota sidang yang sedikit. Tetapi kini bagunan gereja telah diperluas, bahkan karena sudah tidak muat dibagi menjadi dua sidang jemaat. Ini menunjukkan perkembangan yang pesat, tetapi beliau juga menanyakan apakah juga terjadi perkembangan iman yang pesat terhadap pribadi-pribadi anggota sidang jemaat.
Dalam jalannya kebaktian Rasul memberikan Kemeteraian Suci untuk 12 jiwa, yang terdiri dari 10 anak-anak dan 2 dewasa. Dalam sambutannya Rasul menyatakan harapannya bahwa setelah menerima karunia Roh Kudus hendaknya bisa tumbuh dan berkembang manusia yang baru dan manusia lama harus mati.
