Logo of New Apostolic Church


Gereja Kerasulan Baru
Indonesia

Header separator

Kebaktian dan Berkat Pernikahan Emas di Palembang

nasional — 13 Mei 2010

Kamis, 13 Mei 2010 merupakan hari yang penuh berkat dan sukacita, khususnya bagi sidang Palembang, Sumatera Selatan. Rasul Distrik Urs Hebeisen berkenan melayani anak-anak Allah di Sidang ini. Beliau didampingi oleh Rasul Edy Isnugroho, Uskup Widodo, Oudste Distrik Trius Joko, Evangelis Distrik Bambang Purwadi (DKI Jakarta), Evangelis Eko S. Hadi (Babel), dan Evangelis Arisidi (Tuan Rumah).

Rasul Distrik menggunakan nats

Yohanes 16:28 Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.

Pada pelayanannya Rasul Distrik menekankan bahwa kita sebagai anak-anak Allah berasal dari Sang Bapa yaitu ketika kita menerima kemetraian suci dari tangan seorang Rasul. Kemudian Rasul Distrik juga mengajak untuk meninggalkan 'dunia'. Yang dimaksud dengan 'dunia' disini adalah memiliki 'tuan-tuan' yang lain selain Allah, memiliki sikap sombong dan merasa tidak membutuhkan Tuhan, dan yang terakhir adalah pikiran-pikiran bahwa Tuhan berlambatan. Selanjutnya Rasul Edy Isnugroho, Uskup Widodo, Evangelis Distrik Bambang Purwadi, dan Priester Ferry Soetikno membantu melayani.

Setelah perayaan perjamuan kudus dan perjamuan untuk para jiwa dari alam barzah, Rasul Distrik memberikan berkat pernikahan emas bagi pasangan Priester Rudy Soetikno dan Saudari Hetty.

Rasul Distrik Hebeisen memberikan ucapan selamat kepada pasangan pernikahan emas

Rasul Distrik Hebeisen memberikan ucapan selamat kepada pasangan pernikahan emas

Kepada pasangan emas, Rasul Distrik memberikan nats

Filipi 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus

Yohanes 10:29 ...dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Dalam kesempatan ini Rasul Distrik mengajak agar bagi setiap pasangan dapat mencontoh pasangan emas agar senantiasa dapat bersetia dan mempertahankan kasih yang mula-mula. Kemudian kebaktian ini ditutup dengan doa dan pencurahan berkat.