Gereja Kerasulan Baru
Indonesia
Kebaktian Rasul Distrik Hebeisen di Depok
nasional — 28 Februari 2010
Pada pekan terakhir bulan Februari, Rasul Distrik Urs Hebeisen, pemimpin Gereja Kerasulan Baru Asia Tenggara, melayani anak-anak Allah dari Distrik DKI Jakarta di gereja kita di Depok pada 28 Februari 2010. Sebagai dasar kebaktian Rasul Distrik memilih nas dari
Yakobus 4:8 "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!"
Pada awal khotbahnya Rasul Distrik Urs Hebeisen memberitahukan kepada lebih dari 1.750 anak Allah di Depok tentang rencana kunjungan Rasul Kepala tahun 2011. "Sidang jemaat Depok ada di dalam hatiku. Tanggal 1 April 2011 Rasul Kepala Leber akan berkebaktian di sidang jemaat Depok. Mari kita menatap ke depan, mempersiapkan diri kita, terutama hati dan jiwa kita."
Rasul Distrik pada mezbah di Depok
Menunjuk pada nas, Rasul Distrik mengatakan "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Apakah kita harus menanti sampai kapal itu tenggelam baru kita mendekat kepada Allah? Apakah masalah besar untuk mendekat kepada Tuhan? Apakah kita hanya mendekat kepada Tuhan jika kita punya masalah atau sakit atau kecewa dan perlu pertolongan? Tentu tidak. Karena kita mengalami keberatan, kita meningkatkan doa kita. Itu alamiah. Marilah kita mendekat kepada Allah, seperti medan magnet yang menarik kita. Semakin dekat medan magnet, semakin kuat tenaga itu dan Ia akan mendekat kepadamu. Jika diluar medan magnet, di sana tidak ada tenaga."
Suasana kebaktian di Depok
Mendekat kepada Allah berarti kita datang ke dalam kebaktian, di mana kita mengalami medan magnet yang kuat. Kita memelihara kehidupan doa kita. Di dalam doa-doa kita mendekat kepada Allah. Doa adalah nafas kehidupan jiwa. Firman adalah makanan jiwa kita. Tanpa makanan kita bisa hidup beberapa saat. Tetapi tanpa nafas kita tidak akan bisa hidup. Doa itu seperti oksigen. Doa menarik kita lebih dekat pada hati Allah.
"Saya tahu banyak jawatan distrik yang datang, tetapi saya tidak dapat memanggil semuanya satu per satu" demikianlah Rasul Distrik mengatakan. Pertama-tama ia memanggil Evangelist Distrik Setiarjo Tedjomartono dari Malang, Jawa Timur, kemudian Oudste Distrik Jonathan dari Papua, Evangelist Distrik Trius Joko Prayitno dari Lampung, Oudste Distrik Triyanto dari Surakarta dan terakhir Rasul Edy Isnugroho dari Yogyakarta untuk membantu melayani.
