Gereja Kerasulan Baru
Indonesia
Kunjungan Rasul Distrik ke Indonesia
national — 16 Januari 2012
Rasul Distrik mengunjungi Indonesia dengan membawa pesan Tahun Baru dari Rasul Kepala kita. Dalam kebaktian untuk para pemangku jawatan dan istri di Nusantara pada Sabtu 7 Januari dan di Palasari pada Jumat 13 Januari, beliau menggarisbawahi sikap apa yang semestinya kita ambil di tahun 2012.
Lima kebaktian yang beliau laksanakan di Jawa Barat, mengingatkan semua pada firman Tahun Baru yang diambil dari Mikha 7:7. Mari kita menengadah kepada Tuhan dalam segala hal. Di dalam keputusan-keputusan, dalam cobaan demi cobaan, dalam ujian-ujian, dalam kecemasan dan penderitaan, tapi khususnya dalam menantikan kedatangan-Nya. "Melayani Tuhan dengan sukacita" dan harapan Rasul Kepala agar kita semua mengalami pengalaman-pengalaman kepercayaan dan mendapati bahwa doa-doa kita didengar adalah topik-topik lain dari pesan tahun baru.
Layanilah Tuhan — mari kita lakukan dengan sukacita (ref. Mazmur 100: 2) dan karena kasih kepada Tuhan sebagai kekuatan pendorong. Jadi: Melayani Tuhan — dengan sukacita — karena kasih!
Pertanyaan ini adalah benar: Bagaimana kita dapat melayani Tuhan?
- Dengan memupuk persekutuan dalam arti yang ilahi.
- Dengan membuat Injil dan nilai persekutuan terlihat dalam tingkah laku.
Persekutuan dapat dipupuk dengan cara-cara yang sederhana. Dengan memperhatikan sesama kita, menunjukan minat padanya, memiliki pengertian, memberikan semangat, mendukungnya dalam iman dan berdoa baginya — bukankan ini adalah pelayanan-pelayanan yang luar biasa? Sebuah pelayanan yang baik dilaksanakan jika kita memberikan talenta-talenta kita ke dalam persekutuan. Membuat Injil terlihat dalam kata dan perbuatan — ini juga ada adalah sebuah pelayanan yang baik. Dalam melakukan semua itu, kita juga tidak lupa untuk mengundanga sesama kita untuk datang ke kebaktian-kebaktian kapanpun ada kesempatan. Ini menunjukan kepada kita bahwa melayani adalah pekerjaan bagi kita semua — tanpa terkecuali! Jadi, ini bukan hanya topik bagi para pemangku jawatan.
Ki-Ka: RD (tm). Tansahtikno, Rasul Isnugroho, RD. Hebeisen, Sdri. Tansahtikno, Rasul Hadiwidagdo, Sdri. Hebeisen
Di Bandung, di gereja kita di Andir, Rasul Distrik melayani dengan firman dari
Yudas 20+21 "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal."
Dasar untuk membangun adalah iman yang paling suci. Iman seharusnya tidak tersentuh apapun. Elemen pembangunan yang penting adalah kehidupan doa, menjaga diri kita tetap dalam kasih Tuhan dan menantikan kedatangan kembali Yesus Kristus.
