Logo of New Apostolic Church


Gereja Kerasulan Baru
Indonesia

Header separator

Peringatan Kenaikan Tuhan Yesus Distrik Kedu Barat Tahun 2011

regional — 11 Juli 2011

Pada kesempatan yang indah bertepatan dengan Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, anak-anak Allah di distrik Kedu Barat mengalami suka cita besar karena Rasul Distrik, sesuai jadwal, melayani mereka di Sidang Jemaat Gombong. Pada kesempatan ini Rasul Distrik didampingi oleh Rasul Edi Isnugroho, Rasul Samuel Hadiwidagdo, Uskup Samuel Handojo, Uskup Dwi Sulistyo Utomo, dan para Pemangku Jawatan Distrik Daerah Kedu dan Cilacap.

Suasana saat kebaktian

Suasana saat kebaktian

Dalam khotbah yang didasari

Lukas 24:50,51 Lalu Yesus membawa mereka keluar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.

Rasul Distik, yang diterjemahkan oleh Uskup Samuel Handojo, antara lain mengatakan:

Sebagai anak-anak Allah, kita tetap mengalami keberatan atau tekanan dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun apakah kita tetap menyadari bahwa kita telah dilahirkan baru? Yang juga berarti kita telah dipilih sebagai pemenang oleh kasih karunia Allah melalui jasa Tuhan Yesus. Para murid pada awalnya belum mengerti akan hal ini. Namun mereka ingin mencari tahu. Mereka tidak meninggalkan Tuhan, sehingga mereka pun boleh mengerti.

Suasana saat menjelang kebaktian

Suasana saat menjelang kebaktian

Firman menyebutan bahwa Tuhan Yesus membawa mereka keluar, hal ini menyatakan bahwa Tuhan membawa orang-orang yang percaya keluar dari kehidupan manusia duniawi ke dalam kehidupan baru yang dituntun oleh Allah.

Rasul Distrik Hebeisen dan Uskup Samuel Handojo pada mezbah

Rasul Distrik Hebeisen dan Uskup Samuel Handojo pada mezbah

Demikianlah hendaknya kita senantiasa ingin untuk berusaha keluar yang berarti meninggalkan kehidupan duniawi dan manusia lama, dan mengarah kepada Betania (rumah Allah) untuk boleh diberkati dengan berkat-berkat Allah yang menghibur dan membahagiakan.

Panca Prasetya