Logo of New Apostolic Church


Gereja Kerasulan Baru
Indonesia

Glory be to God our Father
Header separator

Rencana suksesi, visi untuk masa depan

asia — 24 Januari 2017

Gereja Depok kita di Indonesia kembali menjadi tuan rumah untuk konvensi tahunan GKB Asia Tenggara. Semua Rasul, Uskup, Penghantar Nasional dan Pelaksana Administrasi berjumpa dari tanggal 20 hingga 22 Januari 2017 untuk diskusi-diskusi tentang berbagai pokok bahasan seperti konsep jawatan, laporan terbaru resolusi-resolusi Rapat Rasul Distrik Internasional (RRDI) dan rencana suksesi.

Kebaktian Umum di Gereja kita di Depok

Tema pusatnya adalah: 'KEMANUNGGALAN KITA – KEMULIAAN BAGI ALLAH, BAPA KITA' yang diuraikan lebih lanjut dalam sebuah kebaktian untuk para pemangku jawatan dan istri berdasarkan pada kutipan alkitabiah "Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu" (Yoh. 17:22)

Kebaktian pada Minggu pagi dihadiri oleh sekitar 8000 jiwa di seluruh Indonesia yang dijangkau oleh transmisi satelit. Dengan sebuah nas Alkitab dari Matius 7:21, Rasul Distrik Urs Hebeisen menekankan bahwa kita memuliakan Allah dengan kasih dan ketaatan kita terhadap perintah-perintah-Nya. Bukan perbuatan-perbuatan baik kita, atau memuji Tuhan dengan cara yang lahiriah yang membawa kita dekat kepada-Nya. Tetapi, sikap hati kita, komitmen kita untuk melakukan kehendak-Nya dan mengikut jalan-Nya. Inilah cara Yesus memuliakan Bapa-Nya. Setiap dari kita hendaknya memeriksa dirinya bagaimana ia memuji Tuhan.

Oudste Distrik Rumantiyo

Dengan penantian yang besar, setiap orang menunggu pemberitahuan rencana masa depan untuk GKB Asia Tenggara. Rasul Distrik menekankan bahwa rencana suksesi bukan saja suatu persoalan menunjuk suatu generasi baru para pemimpin. Ini membutuhkan pemikiran jangka panjang dan seringkali juga diperlukan penataan kembali. Pengasoannya sendiri dalam pandangan untuk rencana-rencana tahun 2018 yang akan datang dibuat seperti berikut:

Pada peristiwa kunjungan Rasul Kepala Jean-Luc Schneider pada 21 Mei 2017, Rasul Edy Isnugroho akan ditugaskan sebagai Pembantu Rasul Distrik. Oudste Distrik Rumantiyo akan dipercayakan dengan jawatan Rasul untuk Sumatera. Uskup Samuel Tansahtikno akan pindah ke Filipina dan menjadi seorang penduduk di Makati City dan bekerja di dalam tugas Penghantar Distrik Nasional Filipina di masa depan. Tanggung jawab perawatan jiwanya sebagai Uskup akan meliputi seluruh pulau Luzon.

Uskup Samuel Tansahtikno

Yang tidak kalah pentingnya, Rasul Domingo Diagbel, yang telah melayani selama 31 tahun sebagai Rasul akan dikaruniakan pengasoan yang layak dalam sebuah kebaktian di gereja Tiling central, Negros Occidental, Filipina pada 14 Mei 2017. Sebagai penerusnya, Rasul Kepala akan menahbiskan Oudste Distrik Joan Beliot. Kita mendukung perubahan-perubahan ini dengan doa-doa kita, khususnya juga untuk para hamba yang telah dipilih.

Text: Urs Hebeisen