Logo of New Apostolic Church


Gereja Kerasulan Baru
Indonesia

Glory be to God our Father
Header separator

Sidang Jemaat tertua di Jakarta memperingati Hari Jadi yang ke-90

regional — 4 Juli 2016

Nusantara merupakan sidang jemaat Gereja Kerasulan Baru Indonesia yang tertua di Jakarta. Pada bulan Juni 2016 sidang jemaat ini merayakan hari jadinya yang ke-90 tahun. Sembilan dasawarsa Bapa Surgawi berkenan memulai dan merawat pekerjaan-Nya.

Rasul Distrik Urs Hebeisen (tengah) beserta pemangku jawatan

Rasul Distrik Urs Hebeisen (tengah) beserta pemangku jawatan

Untuk memperingati hari yang istimewa ini, maka dibentuklah panitia khusus oleh Penghantar sidang. Panitia yang diketuai Priester Barkah W. Sasongko dan beranggotakan kaum muda serta Bapak dan Ibu ini mulai bekerja pada tanggal 7 Februari 2016. Untuk mendukung rencana kegiatan ini dilakukan penggalangan dana secara swadaya mandiri yang melibatkan anggota sidang dan pihak sponsor baik dari dalam maupun luar gereja. Salah satunya terlihat para Ibu dan kaum muda mulai membuat booth selama beberapa bulan untuk berjualan aneka makanan, sehingga yang dihasilkan adalah dari, oleh, dan untuk sidang jemaat. Hal ini dinyatakan sebagai bentuk persekutuan, kerjasama dan kemanunggalan bersama dalam Kristus.

Sambutan selamat datang oleh anak-anak Sekolah Minggu

Sambutan selamat datang oleh anak-anak Sekolah Minggu

Rangkaian kegiatan hari jadi Nusantara dimulai, selain latihan-latihan untuk persiapan konser, pada bulan Mei diadakan kegiatan untuk anggota sidang jemaat seperti lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba merangkai bunga untuk kaum muda dan para Ibu, dan bahkan pertandingan olahraga seperti tenis meja serta futsal juga ikut menambah semarak acara ini.

Paduan suara menghiasi konser hari ini

Paduan suara menghiasi konser hari ini

Tibalah pada puncak peringatannya, pada Sabtu tanggal 18 Juni 2016 yang lalu, bertempat di Gedung Gatot Subroto Markas Besar Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (PUSPOMAD), diselenggarakan sebuah Konser Ucap Syukur yang bertajuk “Victory with Christ”. Konser ini menampilkan Paduan Suara, Tarian, Ensemble Musik, dan Paduan Suara Anak-anak. Kolaborasi budaya Betawi, berbagai alat musik, tarian, dan suara emas para penyanyi dikemas secara apik dan menarik menghasilkan pertunjukan yang membuat decak kagum para penonton. Rasul Distrik Urs Hebeisen, Rasul Samuel Hadiwidagdo, Rasul Edy Isnugroho, dan para jawatan yang pernah menjadi penghantar di Nusantara berkenan menghadiri konser tersebut dan sangat terkesan atas keramahan sambutan sidang jamaat dan para pengisi acara. Pada pertengahan konser, diadakan pula acara potong tumpeng sebagai ciri khas kebudayaan Jawa oleh Priester Teguh Rachmadi selaku penghantar sidang saat ini diserahkan kepada Evangelist (t.m) Sunardi Yakub yang pernah menjadi penghantar di era 90-an. Di akhir konser, seluruh pengisi acara berkolaborasi membawakan Lagu Tema Ulang Tahun Nusantara yang diciptakan khusus oleh Saudara Ferry S. Siahaan dan mengajak para undangan serta para penonton untuk bernyanyi bersama. Kepujian bagi nama Allah menjadi tujuan konser perayaan ini.

Persembahan seni koreografi dari kaum muda

Persembahan seni koreografi dari kaum muda

Peringatan Ulang Tahun ditutup dengan Kebaktian yang dipimpin oleh Rasul Distrik Urs Hebeisen di gereja Nusantara. Beliau menggunakan Nas dari 1 Korintus 10 : 12, “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh.” dan mengimbau anak-anak Allah agar senantiasa berwaspada terhadap ujian-ujian. Dalam pelayanan yang dibantu oleh Evangelist Distrik Rumantyo dan Rasul Samuel Hadiwidagdo ini, secara khusus Rasul Distrik memanggil seorang Priester berkebangsaan Belanda yang mengikuti kunjungannya untuk membantu melayani, adalah Priester Leo Poortvliet, seorang yang sangat mengenal Nusantara karena beliau pernah beberapa kali berkunjung ke Jakarta sejak tahun 1982 dan mengenal beberapa anggota sidang jemaat, tidak hanya itu saja beliau juga meyampaikan bahwa masih mengenal keluarga dari pionir (pendiri) sidang jemaat Nusantara yang tinggal di Belanda.

Anak-anak sekolah minggu dalam sebuah lagu

Anak-anak sekolah minggu dalam sebuah lagu

Tim ansemble biola Nusantara

Tim ansemble biola Nusantara

Rasul Distrik Urs Hebeisen (kiri) pada mezbah

Rasul Distrik Urs Hebeisen (kiri) pada mezbah

Hingga saat ini Nusantara beranggotakan sekitar 340 jiwa yang berada dalam wilayah Distrik DKI Barat. Suatu keinginan dan harapan yang besar, dengan usia ke-90 tahun ini, semoga sidang jemaat Nusantara menjadi berkat bagi setiap anak Allah yang hadir dan umat sekelilingnya.

Teks: Henry Mesach Adiprabowo. Foto-foto: Edhi Purnomo, Reinaldo Ardhitya, Favian Rachmadi Deksono