Gereja Kerasulan Baru
Indonesia
Tiga Sakramen
Sakramen adalah tindakan suci. Dalam Kitab Suci, antara lain, Anda dapat membaca "Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu." (cf. 1. Yohanes 5:8 ). Sesuai dengan urutan ini, Gereja Kerasulan Baru, oleh karena itu, tahu tiga sakramen: Kemeteraian Suci, Baptisan Suci dan Perjamuan Suci.
Baptisan Suci Dengan Air
Sakramen Baptisan Suci dengan Air adalah tindakan anugerah Allah Tritunggal yang pertama dan mendasar yang diberikan kepada manusia yang percaya kepada Kristus. Tindakan Baptisan Suci dengan Air termasuk didalamnya mencuci bersih dosa keturunan. Dalam hal ini, orang yang akan dibaptis mempunyai bagian dalam berkat Kristus dan mengalami untuk pertama kalinya hubungan mesra dengan Allah. Dia (yang dibaptis) menjadi seorang Kristen dan dengan demikian diadopsi ke dalam persekutuan orang-orang yang percaya kepada Kristus dan menyatakan kepercayaan kepadaNya.
Baptisan Suci dengan Air adalah langkah pertama untuk sebuah pembaharuan dalam Roh Kudus. Dengan tindakan ini, Tuhan membukakan jalan bagi orang yang dibaptis menuju keselamatan dalam Kristus dan akhirnya untuk penebusan yang sempurna.
Baptisan oleh Gereja Kristen lain diakui jika dilakukan dengan benar, yaitu dalam nama Allah Tritunggal.
Dalam Gereja Kerasulan Baru Baptisan Suci dengan Air juga dibagikan kepada anak-anak; dalam kasus ini, orangtua menyatakan kepercayaan mereka dalam Kristus. Praktek ini didasarkan pada pemahaman bahwa anak-anak tidak boleh dikecualikan dari tindakan berkat Allah, karena mereka juga memerlukan kasih karunia Tuhan.
Perjamuan Suci
Perjamuan Suci adalah upacara sukacita dan syukur. Tindakan ini memperingati kematian Sang Putra Allah dalam pengorbanannya, yang membiarkan diriNya untuk disalibkan bagi dosa-dosa manusia meskipun Ia tidak bersalah secara sempurna. Perjamuan Suci mempertahankan kehidupan kekal jiwa dan menjamin tetap berada dalam persekutuan yang hidup dengan Sang Penebus, Yesus Kristus (Yohanes 6: 51-58). "Tubuh dan darah" Yesus hari ini dibagikan sebagai roti dan anggur dalam bentuk wafer. Dengan mengambil bagian dalam perjamuan suci dalam kepatutan, seseorang akan mengasimilasi karakteristik Yesus dan menerima kekuatan baru untuk mengatasi segala sesuatu yang dapat menjadi penghalang bagi keselamatan kekal jiwa (bdk. Wahyu 12: 11).
Piala perjamuan suci
Kemeteraian Suci
Kemeteraian Suci adalah penyaluran Roh Kudus. Dengan tindakan ini mereka yang percaya dipenuhi dengan Roh Kudus sebagai kekuatan Allah. Tindakan ini terjadi melalui doa dan penumpangan tangan seorang rasul pada jiwa yang telah dibaptis dengan air.
Baptisan Suci dengan Air dan bersama dengan Kemeteraian Suci merupakan kelahiran baru oleh air dan Roh; yang olehnya seseorang menjadi anak-anak Allah. Sebagai anak Allah yang telah dilahirkan baru maka ia berhak untuk menjadi pewaris kemuliaan di masa depan. Keduanya bertindak bersama-sama memungkinkan lahir baru dalam Kristus. Orang yang telah mendapatkan Kemeteraian Suci tergabung dalam tubuh Kristus, ia terbilangkan dalam Pekerjaan Tuhan.
Dalam tindakan Kemeteraian Suci, Kristus memasukan nama orang yang memperolehnya dalam Buku Kehidupan Anak Domba. Ia menerima tanda penebusan Anak Domba dan berhak menjadi mempelai Kristus dan untuk mengambil bagian dalam Kerajaan Allah.
Dalam Gereja Kerasulan Baru, Kemeteraian Suci juga dibagikan kepada anak-anak dimana orangtua harus menyatakan kepercayaan mereka di dalam ajaran Yesus dan para rasul.
Tentang GKB
- Gambar Diri
- Visi dan Misi
- Melayani dan Memimpin
- Kebaktian
- Tiga Sakramen
- Perawatan Jiwa
- Struktur dan Jawatan
- Rasul Kepala
- Rasul Distrik dan Rasul
- Wilayah Rasul Distrik
- GKB Indonesia
- Anggota dan Jawatan
- Kegiatan Gereja
- Sejarah Gereja Kerasulan Baru
- Sejarah GKB Indonesia
- Syahadat Kepercayaan
- Penjelasan Terperinci
